This is default featured slide 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat

This is default featured slide 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat

This is default featured slide 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat

This is default featured slide 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat

This is default featured slide 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat

Showing posts with label ARTIKEL UMUM. Show all posts
Showing posts with label ARTIKEL UMUM. Show all posts

Friday, October 12, 2012

Terendam Selama 6 Bulan, iPhone Ini Masih Menyala

Kerusakan karena tercebur air bak menjadi 'penyakit' umum setiap gadget. Namun berbeda dengan iPhone ini, meski sudah terendam selama 6 bulan di danau, perangkat ini masih bisa menyala.

Kejadian ini sendiri bermula pada bulan April 2012 lalu, ketika Ken Hovanes tidak sengaja menjatuhkan iPhone miliknya ke dalam danau Smith, Alabama.

Saat menyadari terlalu sulit baginya untuk menemukan kembali handset andalannya itu serta anggapan sudah rusak pula, ia lalu menyerah. Terlebih, air danau saat itu tengah keruh sehingga ia pun memutuskan untuk membeli ponsel baru.

Namun sebuah keajaiban muncul, suatu waktu air danau sedang surut dan voila... Hovanes melihat iPhone-nya yang terjatuh waktu itu. Tanpa sungkan, ia pun mengambilnya. Hebatnya lagi, saat coba dinyalakan -- setelah sebelumnya dibersihkan dulu bagian colokan chargernya dan mulai melakukan pengisian baterai -- iPhone tersebut masih berfungsi.

Memang, seperti dilansir 9to5mac, perangkat yang sudah terendam selama 6 bulan ini mengalami sedikit masalah pada layar sentuhnya. Hal itu bisa dilihat pada gambar.

Selain itu, iPhone tersebut juga tidak bisa mengeluarkan suara dan gagal saat dikoneksikan dengan komputer. Terlepas dari kerusakan yang timbul, ditemukan dan dapat dinyalakannya kembali perangkat ini sejatinya juga sudah menjadi suatu keajaiban.

Saturday, September 1, 2012

Mana yang Lebih Sehat, Toilet Duduk atau Jongkok?

Sebagian orang lebih senangi buang hajat di closet duduk, alasannya agar mempermudah diri dan terlihat lebih rileks. Sedangkan, sebagian lainnya lebih afdol jika memakai toilet jongkok karena terasa memang sudah terbiasa. Memilih salah satu dari dua cara ini sah saja, tetapi bagaimana dari sudut pandang kesehatan, manakah cara buang hajat yang lebih sehat?

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam journal Digestive Diseases and Sciences, Dr. Dov Sikirov memaparkan posisi duduk atau jongkok saat buang air besar berpengaruh banyak pada kenyamanan di kamar mandi.

Ia menginstruksikan sejumlah responden untuk mencoba buang air besar dengan tiga posisi berbeda. Ada yang buang air besar di toilet duduk setinggi 16 inci, duduk di toilet setinggi 12 inci, dan jongkok di atas wadah plastik. Setiap responden juga diminta mencatat waktu mereka buang air besar dan diukur apa kesulitannya dalam empat titik skala.

Hasil studi menunjukkan, saat posisi seseorang jongkok, ia membutuhkan 51 detik untuk memindahkan perutnya. Sedangkan saat posisi duduk di toilet lebih tinggi, orang membutuhkan 130 detik untuk memindahkan perut. Selain itu, orang yang buang air besar dengan jongkok merasa lebih nyaman dan lebih mudah.

Studi lainnya dilakukan oleh para peneliti Jepang. Mereka meneliti cairan yang dilepaskan dari dubur baik dalam posisi duduk atau jongkok. Dari rekaman video sinar x terungkap, sudut anorektal yang terbentuk mulai dari dalam anus naik dari 100 menjadi 126 derajat ketika responden pindah posisi dari duduk ke jongkok. Peneliti mengamati kemungkinan terjadinya pengurangan keinginan mengejan saat jongkok.

Mengejan saat buang air besar erat kaitannya dengan terjadinya wasir. Wasir terjadi ketika pembuluh darah di bagian dubur bengkak, sementara tekanan saat mengejan akan menyebabkan pembuluh darah semakin membesar.

Wasir bisa disebabkan mengejan saat buang air besar, sembelit, duduk dalam waktu lama, infeksi dubur, atau penyakit seperti sirosis hati. Penyakit ini bisa terjadi secara internal maupun ekternal. Gejalanya seperti gatal-gatal pada dubur, rasa sakit dan nyeri seputar dubur, terdapat darah merah pada tinja, nyeri saat buang air besar serta muncul benjolan keras di sekitar dubur.

Jadi, berdasarkan sejumlah kajian penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa menggunakan closet jongkok relatif lebih menguntungkan dari sisi kesehatan karena dapat memudahkan proses pembuangan. Namun untuk memastikan mana yang terbaik bagi Anda, semuanya tentu terpulang pada selera, kebiasaan serta kenyamanan.

Sunday, August 19, 2012

7 Penyakit Mengerikan Akibat Makanan yang Tercemar Pestisida

Jakarta, Jangan sembarangan menelan makanan meskipun terlihat sehat dan menyegarkan. Beberapa bahan makanan nabati diperoleh dari tanaman yang dibesarkan dengan pestisida. Pestisida merupakan racun dan dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh.

Pestisida ada berbagai jenis, tapi tujuannya sama, yaitu dirancang untuk membunuh hama. Meskipun sudah menjalani proses pembersihan, terkadang residu atau sisa pestisida masih tertinggal dalam bahan makanan. Bahan beracun ini juga disalahkan atas berkurangnya kadar mineral dalam makanan.

Beberapa ilmuwan masih menoleransi kadar pestisida dalam makanan dengan mengatakan bahwa dalam jumlah kecil efeknya tidak akan terlalu signifikan bagi tubuh. Namun ilmuwan lainnya ada yang bersikeras bahwa dalam dosis yang sangat kecil pun pestisida bisa menimbulkan masalah kesehatan. Efeknya bisa saja muncul beberapa puluh tahun berikutnya.

Seperti dilansir Rodale, Senin (13/8/2012), ada 7 penyakit berbahaya yang diakibatkan oleh pestisida:

1. Diabetes
Sejak bertahun-tahun yang lalu, para ilmuwan telah melihat hubungan antara pestisida dan diabetes. Sebuah penelitian tahun 2011 yang diterbitkan jurnal Diabetes Care menemukan bahwa orang yang mengalami kelebihan berat badan dan di tubuhnya terdapat pestisida organoklorin berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2.

Untuk mencegah diabetes, pilihlah produk makanan organik tanpa pestisida. Hindari menggunakan penyegar udara kimia dan produk-produk artifisial yang beraroma sebab dapat memicu diabetes tipe 2.

2. Kanker
Lebih dari 260 pestisida terbukti berkaitan dengan berbagai jenis kanker seperti limfoma, leukemia, sarkoma jaringan lunak, kanker otak, kanker payudara, kanker prostat, kanker tulang, kanker kandung kemih, kanker tiroid, kanker usus, kanker hati, dan kanker paru-paru.

3. Autisme dan Gangguan Perkembangan Lainnya
Para peneliti terkemuka di dunia percaya bahwa autisme disebabkan oleh perpaduan antara gen dan polutan yang yang masuk ketika ibu hamil. Kebanyakan insektisida membunuh hama dengan cara mengganggu fungsi sarafnya. Mekanisme yang sama tampaknya bisa terjadi pada janin yang terpapar insektisida.

Sebuah penelitian tahun 2010 yang dilakukan Harvard University menemukan bahwa anak-anak yang di dalam urinnya terkandung pestisida organofosfat jauh lebih mungkin mengalami ADHD atau ganguan pemusatan perhatian dan hiperaktif dibanding anak-anak yang urinnya tidak tercemar pestisida.

4. Obesitas
Beberapa jenis pestisida berfungsi sebagai pengganggu hormon. Artinya, pestisida bertindak seperti hormon palsu dalam tubuh. Hormon ini memblokir jalur komunikasi hormon yang penting bagi tubuh atau mengganggu kemampuan tubuh untuk mengatur pengeluaran hormon yang sehat.

Penelitian tahun 2012 yang dimuat jurnal Environmental Health Perspectives menemukan bahwa ada lebih dari 50 pestisida yang diklasifikasikan sebagai pengganggu hormon. Beberapa di antaranya dapat memicu sindrom metabolik dan obesitas apabila terakumulasi dalam sel-sel.

5. Penyakit Parkinson
Lebih dari 60 penelitian menunjukkan hubungan antara pestisida dan penyakit Parkinson. Penyakit ini ditandai dengan gerakan gemetar yang tidak dapat dikendalikan. Ternyata penyakit ini sangat berkaitan dengan paparan bahan pembunuh hama dan gulma untuk jangka waktu yang panjang.

6. Kemandulan
Pestisida dapat mengganggu kesuburan. Salah satunya adalah atrazin, pembunuh gulma yang banyak digunakan di pertanian tebu dan ternyata terdeteksi dalam air keran. Dokter dan ilmuwan menunjukkan bukti bahwa atrazin meningkatkan risiko keguguran dan kemandulan.

Pestisida jenis lain juga dapat menurunkan kadar testosteron pria. Sebuah penelitian tahun 2006 menemukan bahwa klorpirifos, zat kimia yang digunakan dalam apel nonorganik dan pertanian lada serta carbaryl, pestisida yang banyak digunakan pada tanaman stroberi, dapat menurunkan kadar testosteron.

7. Bayi Lahir Cacat
Bayi yang dikandung selama musim semi dan musim panas, yaitu ketika penggunaan pestisida dalam produk makanan sangat marak, ternyata berisiko paling tinggi mengalami cacat lahir. Pada bulan-bulan ini, kadar pestisida di permukaan air ditemukan paling tinggi. Selain itu, penyakit spina bifida, bibir sumbing, kaki pengkor dan sindrom Down juga bisa diakibatkan karena ibu hamil terpapar pestisida.

Untuk menghindari risiko ini, gunakan filter air yang disertifikasi oleh NSF Internasional. Alat ini secara signifikan dapat mengurangi kadar atrazin dan pestisida lainnya dalam air.

Sunday, August 12, 2012

Ini Bagian-bagian Tubuh yang Bermasalah Jika Sering Minum Soda

Jakarta, Bisa dibilang hampir semua orang suka minum soda karena rasanya yang menyegarkan. Tapi jika Anda termasuk orang yang sering minum soda, maka waspadai bagian-bagian tubuh berikut ini.

Laporan terbaru dari ilmuwan di Bangor University menunjukkan terlalu sering minum soda bisa mengubah cara kerja metabolisme tubuh sehingga berpotensi meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Selain itu penyakit lain seperti jantung, gagal hati atau hipertensi juga mengintai.

"Jika tahu apa yang dilakukan soft drink terhadap tubuh kita, maka Anda akan berpikir mungkin air putih bisa menjadi pilihan yang lebih baik," ujar pemimpin studi Dr Hans Peter Kubis, seperti dikutip dari The Sun, Sabtu (11/8/2012).

Berikut ini bagian-bagian tubuh yang bisa menerima efek buruk dari minum soda, yaitu:

1. Kulit
Konsumsi minuman soda terlalu banyak bisa membuat seseorang terlihat lebih tua sebelum waktunya. Studi Harvard University pada tahun 2010 menemukan mineral fosfat dalam minuman soda bisa memprcepat proses penuaan pada tikus. Meski belum ada bukti langsung pada manusia, tapi para ahli menyarankan untuk menghindari toksisitas fosfat ini.

2. Tulang
Penelitian dari Tufts University di Amerika Serikat menemukan terlalu sering konsumsi minuman soda bisa meningkatkan risiko osteoporosis. Asam fosfat yang ada dalam minuman soda bisa mengganggu keseimbangan kalsium yang penting untuk membangun tulang yang kuat.

3. Jari kaki
University of British Columbia menemukan sekitar 85 persen kondisi jari kaki yang menyakitkan lebih sering terjadi pada laki-laki yang sering minum soda. Kandungan gula fruktosa yang ada dalam minuman soda meningkatkan kadar asam urat dalam darah yang menjadi pemicu utama asam urat.

4. Otak
Terlalu sering mengonsumsi minuman soda bisa mempengaruhi senyawa kimia yang dihasilkan di otak sehingga berdampak pada perilaku seseorang. Penelitian di Amerika Serikat menemukan remaja laki-laki cenderung lebih agresif dan terlihat dalam kekerasan.

5. Gigi
Studi dalam Journal British Dental menemukan konsumsi 4 kaleng soda sehari bisa meningkatkan bahaya erosi gigi, bahkan pada minuman soda diet. Penyebabnya adalah asam sitrat yang menyebabkan rasa sakit dan gigi jadi sensitif.

6. Jantung
Para ahli dari University of Miami mengungkapkan orang yang minum 1 kaleng soda sehari itu 61 persen lebih mungkin memiliki masalah kardiovaskular, karenanya itu ia berisiko lebih tinggi mengalami serangan jantung dan stroke.

7. Paru-paru
Peneliti dari University of Adelaide menuturkan minuman bersoda kemungkinan mempengaruhi paru-paru dengan meningkatkan risiko terkena asma dan penyakit paru obstruktif kronik (kondisi paru-paru yang tidak dapat disembuhkan).

8. Pankreas
Konsumsi 2 kaleng soda perhari bisa membuat seseorang memiliki risiko 2 kali lipat terkena kanker pankreas, yaitu salah satu jenis kanker sulit disembuhkan. Pankreas berfungsi mengeluarkan insulin yang membantu sel otot membakar gula untuk menghasilkan bahan bakar.

9. Rahim
Minuman manis bisa meningkatkan risiko terkena pre-eklampsia, ibu hamil memiliki risiko 27 persen terkena kondisi ini jika ia minum soda setiap hari. Pre-eklampsia terjadi ketika pembuluh darah di plasenta tidak berkembang dengan baik sehingga mengurangi asupan oksigen dan transfer nutrisi ke bayi.

Wednesday, August 8, 2012

Tips Bikin Memori BlackBerry tidak menyusut alias "Memory Drained"

Jakarta - BlackBerry masih menjadi primadona di pasar ponsel Indonesia. Sayang, sering kali ponsel besutan Research In Motion (RIM) ini dikeluhkan beroperasi terlalu lambat.

Ada yang bilang memori di BlackBerry Anda sudah penuh, sehingga harus sering-sering dibersihkan agar lapang.

Nah, pertanyaannya adalah, pernahkah Anda mengecek penggunaan memori BlackBerry Anda? Pasti banyak yang menjawab tidak.

Biasanya untuk BlackBerry keluaran lama seperti Bold 9000 yang masih menggunakan memori aplikasi internal sebesar 128 Mb, akan sering terjadi yang namanya memory drained. Apalagi bila Anda menginstall aplikasi yang cukup banyak dan banyak email lama yang tidak dihapus.

Di sini kami ingin berbagi tips bagaimana cara merawat memori BlackBerry Anda agar tidak mudah kehabisan tempat alias memory drained. Berikut tipsnya:

-. Biasakan agar selalu menghapus email-email yang sudah tidak dibaca. Set email untuk tetap tersimpan di BlackBerry selama 15 hari, setelah itu akan terhapus sendirinya.

-. Browser cache sebaiknya dibersihkan seperti contect cache, pushed content dan cookie cache. Caranya, masuk browser lalu masuk ke Option, cari Clear Browsing Data.

-. Untuk aplikasi yang lumayan berat, seperti Facebook atau twitter client seperti UberSocial rajin-rajinlah cache memori. (masuk ke option).

-. Lakukan Memory Cleaning yang pilihannya juga terdapat di Option.

-. Lakukan juga clear log (alt + L + G + L + G) meskipun tidak berpengaruh banyak, tetapi lumayan membantu.

-. Selalu end conversation (kecuali kalau penting) apabila sudah selesai chat di BBM.

-. Lakukan soft reset dengan menekan 'alt + aA + del'.

-. Selalu Simpan foto, MP3 dan data-data penting lainnya di media card.

-. Bagi yang menggunakan BBM v5.0.0.xx agar tidak mengaktifkan 'recent updates' karena akan memakan memori cache sehingga sangat cepat memori drained.

-. Yang paling penting, rajin-rajinlah reboot BlackBerry atau cabut baterai paling kurang 1 hari sekali.

Semoga tips di atas berguna... 

Wednesday, August 1, 2012

Tips Merawat Bibir Saat Puasa

Bulan puasa, tubuh cenderung kurang cairan. Hal tersebut bisa mengakibatkan bibir menjadi kering dan pecah-pecah. Selain terasa sakit, bibir dapat membuat penampilan Anda kurang maksimal. Bagaimana mengatasinya?
Perawatan yang tepat merupakan kunci untuk mendapatkan bibir yang cantik dan sehat. Jika Anda memiliki masalah dengan bibir yang kering dan pecah-pecah, cobalah tips berikut ini:
  • Kurangi kebiasaan membasahi atau menjilati bibir. Air liur yang Anda gunakan sebagai pembasah justru kerap memicu terjadinya kekeringan pada bibir.
  • Hindari memakai lipstik yang berjenis matte, lipstik kering tanpa kilap. Lipstik jenis ini cenderung tidak menggunakan pelembab, atau jika ada, kadarnya sangat sedikit.
  • Gunakan lipbalm setiap hari, terutama dalam cuaca panas.
  • Jangan memakai lipbalm yang mengandung flavour (perasa), karena akan membuat Anda terbiasa menjilati bibir atau membasahinya.
  • Jika tidak menggunakan lipbalm, Anda bisa menggantikannya dengan madu yang berfungsi sebagai pelembab. Oleskan madu pada bibir Anda sebelum tidur malam.
  • Jika bibir Anda terlanjur kering dan mengelupas, jangan menarik bagian yang mengelupas. Hal itu akan membuat luka bibir Anda. Lakukan pengamplasan bibir (scrubing) bagian yang terkelupas menggunakan scrub khusus untuk bibir. Lakukan dua minggu sekali.
  • Selain scrubing, Anda juga bisa melakukannya dengan masker alami bibir dari buah pepaya. Caranya : hancurkan sedikit buah pepaya hingga menjadi pasta yang lembut. Oleskan pada bibir dan biarkan selama 10 - 15 menit. Lalu bilas dengan air bersih.

Sumber : www.mamanmalmsteen.blogdetik.com

Sunday, July 29, 2012

Lawan Bau Mulut dengan Sinar Biru

Jakarta, Di bulan puasa ini tentu banyak orang yang mengeluhkan bau mulut akibat produksi air liurnya yang menurun dan adanya bakteri-bakteri tertentu yang tinggal di dalam mulut.

Namun sebuah studi baru menemukan cara jitu untuk membunuh bakteri-bakteri tersebut yaitu dengan menggunakan sinar biru dari lampu pemutih gigi (teeth-whitening lamps).

Peneliti dari Hebrew University dan Hadassah School of Dental Medicine di Jerusalem menemukan bahwa paparan sinar biru dari lampu yang digunakan untuk memutihkan gigi itu selama dua menit saja sudah cukup untuk membunuh bakteri-bakteri dalam air liur yang seringkali dikaitkan dengan bau mulut.

Sinar biru merupakan salah satu komponen yang disebut sebagai sinar yang bisa dilihat (visible light) dan hal ini dapat diketahui bila sinar ini dibagi menjadi sejumlah warna penyusunnya, sama halnya ketika Anda melihat pelangi.

Meskipun tidak berbahaya bagi jaringan, namun sinar biru ini cukup kuat untuk memicu dampak biologis tertentu pada tubuh.

Untuk mendapatkan kesimpulan ini, peneliti memaparkan sinar biru tersebut pada 50 sampel air liur dan terbukti bahwa sinar biru ini menyebabkan penurunan bau mulut yang signifikan.

Dengan kata lain keseimbangan bakteri yang ada pada sampel-sampel itu berubah akibat disinari dan membuat bakteri yang paling bau menjadi tidak begitu dominan.

Peneliti dari Harvard University juga menemukan bahwa sinar biru bisa digunakan untuk melawan bakteri yang menyebabkan penyakit gusi destruktif. Selain itu, sinar ini juga bermanfaat untuk mencegah, mengontrol atau mengobati periodontitis, infeksi mulut yang menyebabkan tulang dan gigi rontok.

"Sejumlah bakteri bisa dibasmi dalam hitungan detik saja. Diduga sinar itu bisa membunuh bakteri dengan merusak lapisan pelindung yang mengelilingi bakteri tersebut," kata Dr. Nikos Soukos yang memimpin studi ini seperti dilansir dari zeenews, Senin (30/7/2012).



Sumber : www.detik.com

Tuesday, July 24, 2012

50% Orang Puasa Berat Badannya Turun, 40% Tetap, 10% Naik, Anda Masuk Mana?

Jakarta, Ketika mengurangi waktu makan dari 3 kali menjadi 2 kali selama bulan Ramadan, idealnya berat badan orang puasa akan turun. Namun kenyataannya, tak semua orang berpuasa akan mengalami penurunan berat badan. Anda termasuk yang mana?

"Mestinya berat badan turun, karena yang tadinya makan 3 kali menjadi 2 kali saat bulan puasa. Kalau dihitung konsumsi kalori akan turun sekitar 20 persen. Nah, karena konsumsi kalorinya berkurang maka idealnya berat badan turun 5 persen," jelas Dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB dari Divisi Gastroenterologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam, FKUI-RSCM, saat berbincang dengan detikHealth, Selasa (24/7/2012).

Saat jumlah makanan yang masuk berkurang, maka tubuh akan menghancurkan cadangan lemak untuk diproduksi menjadi tenaga. Ini dapat menyebabkan timbunan lemak di tubuh menjadi berkurang dan akhirnya menurunkan angka di timbangan.

Jadi setelah 1 bulan berpuasa, idealnya orang yang memiliki berat badan 50 kg bisa turun 2-2,5 kg dan orang dengan berat badan 70 kg turun sekitar 3-3,5 kg.

Namun sepertinya tak semua orang bisa mendapatkan hikmah puasa, karena nyatanya masih saja ada yang mengalami kenaikan berat badan mesti sudah sebulan berpuasa.

"Menurut penelitian, 50-60 persen orang puasa berat badannya akan turun, 30-40 berat badannya tetap, sedangkan 5-10 persen malah naik," lanjut Dr Ari.

Menurut Dr Ari, puasa bukan sekedar menahan lapar dan haus selama 14 jam. Puasa memiliki banyak hikmah, baik secara sosial dan kesehatan, serta merupakan latihan yang baik untuk fisik, mental dan rohani.

"Yang berat badannya malah naik ya nggak dapat hikmahnya. Bisa terjadi karena makannya berlebihan setelah buka puasa, banyak makan manis dan ada budaya balas dendam saat berbuka," tegas Dr Ari.

Selain menurunkan badan berat, cadangan lemak di tubuh juga digunakan untuk energi selama berpuasa. Ini akan melepaskan bahan-bahan kimia yang disimpan dari asam lemak ke dalam sistem dan kemudian dieliminasi melalui organ-organ usus, hati, ginjal, paru-paru, kelenjar getah bening dan kulit. Kondisi ini sama seperti proses detoksifikasi selama puasa.

Sumber : www.detik.com

Thursday, July 12, 2012

Mau Sehat? Kurangi Makan Telur !



Telur bisa menjadi asupan protein dalam tubuh. Tapi menurut penelitian, konsumsi telur berlebih ternyata tidak baik bagi tubuh, bahkan bisa menyebabkan kematian.



Menurut American Journal of Clinical Nutrition, konsumsi telur kurang dari enam butir per minggu tidak akan menimbulkan efek buruk, namun jika lebih dari itu, akibatnya akan fatal bagi kesehatan.
Dr. Luc Djousse dan Dr. J. Michael Gaziano dari Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School menjelaskan bahwa orang yang mengkonsumsi lebih dari enam butir telur setiap minggu dapat meningkatkan risiko kematiannya hingga 23 persen.

Pada penderita diabetes, risiko kematian itu bertambah hingga dua kali lipat. Namun bagaimanapun para ahli itu juga menjelaskan, pada porsi yang sesuai, konsumsi telur akan sangat berguna bagi tubuh, namun jika berlebihan, penyakitlah yang akan ditimbulkan.
Oleh karena itu, mulailah pola hidup sehat

Sumber : www.siip.blogdetik.com

Wednesday, July 11, 2012

Cara Mengatasi Masuk Angin

Cara Mengatasi Masuk Angin - Siapa yang belum pernah masuk angin? Hampir semua orang pernah mengalaminya. Tapi herannya, dunia kedokteran tidak mengenal istilah masuk angin. Herannya lagi, hampir setiap menit selalu muncul iklan produk jamu atau obat masuk angin di televisi. Entahlah, biasanya para dokter kan memang suka membuat istilah yang sulit dimengerti masyarakat umum.


Orang yang masuk angin biasanya akan mengalami perut kembung, mual dan nyeri. Ditambah lagi tidak bisa kentut dan bersendawa. Tapi perlu diwaspadai jika nyeri dan sesak itu terasa di dada. Bisa jadi itu adalah angin duduk. Akibatnya bisa fatal, yaitu mati mendadak!

Untuk mencegah terjadinya masuk angin, biasakan makan secara teratur. Konsumsi vitamin. Bisa vitamin alami dari makanan maupun suplemen makanan. Bisa juga obat atau jamu pencegah masuk angin. Tujuannya supaya daya tahan tubuh menjadi baik. Kemudian pakailah pakaian tebal atau jaket jika sedang mengendarai sepeda motor atau berada di daerah dengan angin kencang dan dingin.

Jika sudah terlanjur terkena masuk angin, hindari minum minuman dingin. Konsumsilah wedang jahe atau minuman hangat lain. Jika mau minum jamu atau obat masuk angin, perhatikan dosisnya. Jangan sampai berlebihan karena berbahaya. Olesi bagian perut dan pinggang dengan minyak kayu putih. Kerokan juga bisa menjadi alternatif. Tapi hati-hati. Tekanan yang terlalu kencang bisa menyebabkan kulit iritasi.
Ada satu tips lagi untuk mengusir masuk angin. Tips ini saya peroleh dari seorang dokter ketika saya terkena masuk angin. Siapkan air panas kemudian masukkan ke botol air mineral yang besar. Tambahkan air dingin supaya tidak terlalu panas. Tutup rapat. Merebahlah terlentang. Kemudian guling-gulingkan botol berisi air panas tersebut di sekitar perut.

Sumber : www.siip.blogdetik.com

Tuesday, June 19, 2012

Agar Tak Direpoti Buang Air Kecil Saat Sedang Tidur Malam


Jakarta, Segelas air yang Anda minum sebelum tidur ternyata bukan satu-satunya alasan yang membuat Anda buang air kecil di tengah malam. Ternyata, gen juga menjadi alasan yang membuat Anda terpaksa bangun tidur dan pergi ke kamar mandi.

Meskipun Anda mungkin membatasi minum terlalu banyak sebelum pergi tidur, urgensi untuk kencing mungkin lebih berkaitan dengan gen Anda daripada seberapa banyak minuman yang Anda minum.